Menembus Kegelapan Gua Pandan di Desa Girimulyo Lampung Timur

Gua Pandan terletak di Desa Girimulyo, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Untuk mencapai Gua Pandan, kami menghabiskan waktu sekitar 2 jam dari Sukadana ibukota kabupaten Lampung Timur.

Gua Pandan beserta gua lainnya di di Desa Girimulyo tersebut kali pertama ditemukan masyarakat tahun 1980 lalu. Saat ditemukan, deretan gua yang ada di lokasi tersebut tertutup semak belukar. Semula, keberadaan gua di desanya hanya dianggap biasa saja bagi masyarakat. Sebab, loaksi Dusun IV Gunung Duren memang merupakan daerah perbukitan dengan tekstur tanah didominasi bebatuan.

Gua Pandan Desa Girimulyo Lampung Timur ~ Foto : Atanasia Riant

Jalur gua seperti labirin, rumit, serta memiliki banyak jalan buntu. Udara cenderung bersih, tanpa bau tidak sedap. Lorong gua berisi hamparan bebatuan bulat dan besar, tidak dihiasi oleh staklatit runcing dan tajam. Pada suatu tempat terdapat batu berbentuk datar bagai bangku sehingga bisa diduduki. Ornamen langit-langit gua tergolong sederhana dengan warna-warna coklat tanah bercampur hitam.

Lubang di lantai dua Gua Pandan ¬ Foto : Atanasia Riant

Ada larangan tertentu yang sebaiknya ditaati di sini, yaitu menghindari pohon Jelatong yang banyak tumbuh di sekitar mulut gua. Jenis daunnya bila mengenai kulit dapat menyebabkan rasa panas dan gatal. Sampai saat ini belum ada obatnya sehingga perlu berhati-hati jangan sampai terkena daunnya. Namun, di balik adanya pohon berbahaya, Gua Pandan juga dikelilingi oleh pohon pepaya california yang buahnya sangat lebat dan dipasarkan hingga ke tanah Jawa. Desa Girimulyo memang terkenal sebagai penghasil pepaya berkualitas. Kebunnya dimana-mana. Maka tidak heran, suguhan makan siang ala desa berupa menu-menu olahan dari pepaya. Mulai dari daun, buah, kembang, hingga batang daun.

Sumber: travelerian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *