Desa Inklusif Disabilitas Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah

Desa Tiyaran terletak di Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Dengan luas wilayah 373 Ha atau sekitar 8.50% dari Kecamatan Bulu , terdapat 4 dusun, 9 RW dan 21 RT di desa ini. Desa Tiyaran menjadi desa inklusif yaitu desa ramah disabilitas. Desa Tiyaran memiliki jumlah penduduk laki laki sebanyak 1462 jiwa dan penduduk perempuan sejumlah 1413 dengan total jumlah keluarga sebanyak 1237. Status desa adalah Maju dilihat dari IDM 2020 dengan nilai IDM 0.7875.  Sebanyak 1261 keluarga di desa merupakan pengguna listrik PLN. Bahan bakar untuk masak sebagian besar keluarga adalah LPG 3 Kg. Sinyal komunikasi di desa ini termasuk sangat kuat untuk sinyal telepon seluler dan 4G/LTE untuk sinyal internet, dengan jumlah operator layanan komunikasi yang telah menjangkau di desa ada 5 unit.

Masyarakat desa dapat dikatakan sehat dan sejahtera. Hal ini ditandai dengan tidak adanya wabah KLB dan terdapat 5 yang memberikan penyuluhan dan makanan/minuman tambahan. Lembaga kesehatan lain yang tersedia di desa ini adalah poliklinik dan polindes .  Gizi di desa juga cukup baik ditandai dengan hanya ada 3 penderita gizi buruk. Air minum di desa terkategori berkualitas dengan sebagian besar keluarga sumbernya berasal dari sumur bor/pompa. Sanitasi sebagian besar keluarga di desa adalah jamban sendiri dan terdapat tangka/instalasi pengelolaan air limbah dan keberadaan bank sampah ada di desa ini untuk pengelolaan sampah.

Pendidikan desa termasuk berkualitas dibuktikan dengan tidak adanya buta aksara. Selain kegiatan tersebut, lembaga pendidikan yang tersedia di desa adalah 3 TK/BA, 3 SD/ MI, 1 SMP/MTs, 1 SMA/ SMK/MA. Untuk kegiatan pendidikan lainnya, terdapat kegiatan TPQ di Desa Tiyaran.

Lembaga keuangan yang tersedia di desa 1 bank pemerintah. Sarana pengembangan ekonomi desa juga tersedia yaitu 1 kospin, 16 warung pangan, 21 kelontong, 1 BUMDes. Terdapat komoditas sebagian besar penduduk desa adalah padi. Lalu lintas dari / ke desa/ kelurahan melalui darat, dengan jenis permukaan jalan darat antar desa adalah aspal/beton.  Untuk angkutan umum yang masuk desa adalah ada, dengan trayek tetap, yang beroperasi tidak setiap hari dengan jam operasi hanya siang hari.

Meski tanggap desa ini mengalami bencana putting beliung selama 2 tahun terakhir. Desa ini damai dan berkeadilan dengan tidak adanya konflik dan kriminalitas yang terjadi.  Banyak penyandang cacat di desa terdiri dari 2 tunanetra, 6 tunarungu, 1 tunawicara, 4 tunarungu-wicara, 1 tunadaksa, dan 2 tunagrahita, dan desa Tiyaran adalah salah satu desa inklusif ramah disabilitas.

Sumber : Podes 2018, Korpodes 2019, Kecamatan dalam angka tahun 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *