Desa Wisata Tanjungrejo yang Asyik di Kudus, Baru Nih!

Pemerintah Kabupaten Kudus meresmikan Desa Wisata Tanjungrejo Kecamatan Jekulo, Kudus Jawa Tengah menjadi salah satu desa wisata. Di desa tersebut terdapat empat destinasi wisata unggulan yang ditawarkan.

“Malam hari ini kita launching desa wisata di Desa Tanjungrejo dengan konsep pesona Tangjungrejo,” kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat memberikan sambutan pada acara launching Desa Wisata Tanjungrejo, Jumat (13/11/2020) malam.

Dari pantauan detikcom, acara launching desa wisata Tanjungrejo digelar sederhana di depan halaman Kantor Desa Tanjungrejo. Turut hadir Plt Bupati Kudus, HM Hartopo, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muspika Kecamatan Jekulo, hingga warga setempat. Acara digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lanjut Hartopo, pihaknya memberikan apresiasi kepada pihak desa setempat. Karena meskipun di tengah – tengah pandemi mampu membuat destinasi wisata baru. Dengan demikian, dia berharap ke depan melalui wisata ini dapat meningkatkan perekonomian warga setempat.

“Saya apresiasi, karena ini adalah suatu kebanggaan masyarakat Tanjungrejo. Kreativitas sangat luar biasa bisa sampai menjadikan destinasi wisata baru,” jelas Hartopo.

“Marilah kita untuk memberdayakan sehingga memberikan tambahan PAD (pendapatan asli daerah). Dengan adanya destinasi wisata akan pemberdayaan semua masyarakat, terutama UMKM karena ini menjadi modal awal Desa Tanjungrejo,” sambungnya.

Objek Wisata Andalan Desa Wisata Tanjungrejo

Kades Tanjungrejo, Christian Rahardiyanto mengatakan, di Desa Wisata Tanjungrejo ada beberapa destinasi wisata yang ditawarkan. Kata dia ada empat objek, yakni wisata cengkir manis, wisata sawah, museum galeri, dan wisata petik buah. Sedangkan untuk destinasi unggulan terdapat spot river tubing dan flying fox. Kedua spot tersebut berada di destinasi cengkir manis.

“Di sini ada empat destinasi wisata, wisata cengkir manis, wisata sawah, museum galeri, dan wisata petik buah. Untuk yang petik buah kita proses penanaman buah anggur, sedangkan museum galeri saat ini baru proses. Kalau untuk unggulan ada river tubing, nanti kita akan ada river tubing dan flying fox,” jelas Chris.

Desa Wisata Tanjungrejo Momen Membangkitkan Ekonomi

Dengan adanya desa wisata Tanjungrejo ini, kata Chris diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga setempat. Apalagi saat ini tengah masa pandemi. Wisata ini juga diharapkan menjadi momen bangkit kembali di sektor ekonomi.

“Destinasi wisata ini dapat meningkatkan perekonomian warga setempat melalui destinasi wisata. Brand malam ini akan menjadi tolak ukur keseriusan kita,” kata Chris.

Terpisah, Kabid Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus Mutrikah mengatakan dengan launching Desa Tanjungrejo menjadi desa wisata, saat ini desa wisata di Kudus ada sebanyak 15 desa. Ke depan belasan desa wisata pun akan didorong untuk mengembangkan potensi yang ada di masing-masing desa.

“Pengembangan secara bertahap kita eksplorasi potensinya dan persiapan SDM kekuatan anggaran juga kita siapkan. Kita bertahap untuk melakukan pendampingan. Tahun ini yang sudah dilakukan pendampingan ada 5 desa. Kita fokuskan di Lereng Muria, kita kembangkan kopi muria. Kita kembangkan dengan potensi yang lain. Jadi agrowisata tumbuh kembang sampai sekarang itu belum digarap,” tambah Tika kepada wartawan selepas acara launching desa wisata Tanjungrejo.

Sumber: https://travel.detik.com/travel-news/d-5254588/desa-wisata-tanjungrejo-yang-asyik-di-kudus-baru-nih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *